Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Dikutip dari laman CNN Indonesia pada Agustus 2017, terjadi 21 ribu kasus kanker serviks tiap tahunnya di Indonesia sehingga menempati nomor dua dalam jumlah tertinggi di dunia. Pada tahun 2014 lalu, lebih dari 92 ribu perempuan Indonesia juga meninggal karena kanker dengan 10,3 persen diantaranya karena kanker serviks. Salah satu pendorong tingginya angka tersebut adalah tidak adanya proses pemantauan sejak dini.

Sebagian besar penderita kanker serviks baru menyadari saat kondisinya sudah parah dengan biaya pengobatan BPJS Kesehatan untuk penyakit ini mencapai Rp. 3,6 triliun pada periode 1 Januari 2014 - Juni 2014. Karena hal tersebut, upaya preventif sangat diperlukan, apalagi perempuan melahirkan generasi penerus bangsa.

Karena penyakit tersebut merupakan ancaman bagi kaum wanita dan memakan biaaya yang sangat tinggi, BPJS Kesehatan di tahun 2018 kembali menggelar kegiatan pemeriksaan Pap Smear yang bekerja sama dengan lab jejaring yang diperuntukan bagi peserta BPJS Kesehatan dengan tidak dipungut biaya.

Adapun Persyaratan bagi peserta yang mengikuti pemeriksaan pap smear adalah :

  • 1. Pelayanan pap smear diperuntukan bagi wanita yang menjadi peserta BPJS Kesehatan yang sudah atau pernah menikah.
  • 2. Persiapan pemeriksaa, tidak melakukan hubungan badan selama 3 (tiga) hari ke belakang, tidak sedang menstruasi, tidak sedang hamil, dan tidak sedang mengkonsumsi obat antibiotik.

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175