Saat ini, Indonesia menghadapi tiga beban penyakit dalam pembangunan kesehatan, yaitu di satu pihak masih banyaknya penyakit infeksi yang harus ditangani, penyakit menular baru dan penyakit menular yang sudah lama hilang muncul kembali, sementara itu penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat. Penyakit tidak menular menjadi penyebab kematian utama dari seluruh penyebab kematian yang terjadi di seluruh dunia, dimana berdasarkan data WHO tahun 2010 sekitar 29 juta (80%) terjadi di negara yang sedang berkembang seperti dikutip dari Buku Pedoman Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular tahun 2014 di Kementerian Kesehatan.

Masih dari sumber yang sama, PTM merupakan penyakit yang seringkali tidak terdeteksi karena tidak bergejala dan tidak ada keluhan. Biasanya ditemukan dalam tahap lanjut sehingga sulit disembuhkan dan berakhir dengan kecacatan atau kematian dini. Keadaan ini meninmbulkan beban pembiayaan yang besar bagi penderita, keluarga dan negara. PTM ini dapat dicegah melalui pengendalian faktor risiko, yaitu merokok, kurang aktivitas fisik, diet yang tidak sehat, dan konsumsi alkohol. Peningkatan kesadaran, dan kepedulian masyarakat terhadap faktor risiko PTM sangat penting dalam pengendalian PTM. Untuk itu diperlukan pemberdayaan dan peran serta masyarakat yang dikenal dengan kegiatan pembinaan terpadu (Posbindu) PTM. Posbindu PTM merupakan wujud peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini, pemantauan, dan tindak lanjut dini faktor risiko PTM secara mandiri dan berkesinambungan.

Adapun proses kegiatan Posbindu PTM terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :

  • • Registrasi peserta di buku pemantauan
  • • Wawancara oleh petugas posbindu
  • • Pengukuran tinggi badan, berat badan, IMT, lingkar perut, analisis lemak tubuh
  • • Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol total, trigliserida, Alkohol, amfetamin, CBE, dan IVA
  • • Identifikasi faktor PTM, Konseling/edukasi, serta tindak lanjut lainnya

Tepatnya tanggal 24 April 2018 di Posbindu Rose RW 06 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Kota Bandung telah diadakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi warga tersebut oleh Klinik Pratama Widya Bhakti Inti yang bekerja sama dengan Puskesmas Ramdhan yang dikepalai oleh dr. Nita Aprilia. Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta dengan melakukan pemeriksaan timbang badan, pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah. Selain itu dilakukan edukasi bagi warga dengan materi Penyakit Tidak Menular yang meliputi hipertensi, diabetes, dan kanker serviks yang dipaparkan oleh dr. Dody Freddy.

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175