Jakarta: Dikenal sebagai penyakit dengan beragam gejala, gangguan autoimun lupus ternyata bisa dideteksi dini. Periksa Lupus Sendiri (Saluri) adalah upaya untuk melihat adanya kemungkinan penyakit Lupus pada seseorang.

Caranya, adalah dengan menjawab beberapa terkait gejala gangguan tersebut, yaitu

  • 1. Demam lebih dari 38 derajat Celcius dengan sebab tak jelas
  • 2. Lelah dan lemah berlebih
  • 2. Lelah dan lemah berlebih
  • 3. Sensitif terhadap sinar matahari
  • 4. Rambut rontok
  • 5. Ruam kemerahan pada pipi
  • 6. Ruam kemerahan pada kulit
  • 7. Sariawan tak kunjung sembuh, terutama pada atap rongga mulut
  • 8. Nyeri dan bengkak pada lebih dari dua sendi dalam jangka waktu lama
  • 9. Ujung jari pucat hingga kebiruan saat udara dingin
  • 10. Nyeri dada, terutama saat berbaring dan menarik napas
  • 11. Kejang atau kelainan saraf lain
  • 12. Kelainan hasil pemeriksaan laboratorium (yang dianjurkan oleh dokter), seperti jumlah sel darah merah/sel darah putih/trombosit menurun, terdapat darah/protein pada pemeriksaan urin, serta hasil positif ANA dan/atau anti ds-DNA.

"Jika lebih dari empat gejala tersebut Anda alami, coba konsultasikan dengan dokter," saran ahli penyakit dalam dr Sumariyono, SpPD-KR dalam temu media, Selasa, 8 Mei 2018.

Lupus adalah penyakit inflamasi sistemik, artinya terjadi peradangan yang bisa terjadi pada semua bagian tubuh. Gangguan tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang tak tepat.

Penyakit tersebut belum bisa disembuhkan, tetapi bisa diremisi. Artinya, penderita Lupus melakukan pengobatan agar tetap bisa beraktivitas normal atau mendekati normal.

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175