Manfaat adalah faedah/benefit jaminan sosial yang menjadi hak peserta dan/atau anggota keluarganya.
A. Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

  • 1. Rawat Jalan Tingkat Pertama, meliputi :
    • a. Pelayanan peningkatan dan pencegahan penyakit (promotif dan preventif) :
      • 1) Skrining riwayat kesehatan, skrining kesehatan tertentu antara lain DM, Hipertensi, Kanker Payudara, dan kanker leher Rahim (Pemeriksaan IVA dan Papsmear)
      • 2) Imunisasi rutin (dasar dan lanjutan) BCG, DPT, Polio, Campak, Hepatitis B
      • 3) Program pengelolaan penyakit kronis (laboratorium dan obat). Laboratorium yang ditanggung adalah gula darah sewaktu, gula darah puasa, gula darah post prandial, pemeriksaan HBA1C dan kimia darah. Adapun waktu pemberian pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
      • 4) Keluarga Berencana (Suntik KB, Pil KB, IUD)
    • b. Pelayanan pengobatan (kuratif) oleh dokter umum, dokter gigi yang terdiri dari :
      • 1) Pendaftaran dan administrasi
      • 2) Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
      • 3) Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
      • 4) Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
      • 5) Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama
    • c. Peserta yang membutuhkan pelayanan di luar wilayah domisili peserta dapat dilayani di FKTP yang ditunjuk oleh BPJS Kesehatan di wilayah tersebut maksimal 3 (tiga) kali kunjungan, dengan kriteria sebagai berikut :
      • 1) Melakukan perjalanan dinas
      • 2) Menjalankan tugas pendidikan/pelatihan di luar wilayah domisili
      • 3) Cuti dan berada di luar wilayah domisili
      • 4) Mengunjungi keluarga di luar wilayah domisili
  • 2. Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan indikasi medis terdiri dari :
    • a. Pendaftaran dan administrasi
    • b. Akomodasi rawat inap
    • c. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis
    • d. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif
    • e. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai
    • f. Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama
    • g. Rehabilitasi medik dasar
  • 3. Pelayanan kebidanan dan bayi baru lahir (neonatal), meliputi pelayanan ibu hamil. Pelayanan ibu nifas dan bayi baru lahir, persalinan per vaginam bukan resiko tinggi dan resiko tinggi di Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar) yang dilakukan oleh bidan atau dokter.
  • 4. Pelayanan ambulan rujukan antar fasilitas kesehatan.

B. Pelayanan Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan

  • 1. Rawat Jalan Tingkat Lanjutan yaitu pelayanan pengobatan atas indikasi medis di fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang dilakukan oleh dokter spesialis / dokter sub spesialis, yang terdiri dari :
    • a. Pendaftaran
    • b. Konsultasi dan pemeriksaan
    • c. Pelayanan laboratorium, radiologi dan penunjang diagnostik lainnya
    • d. Tindakan medis, baik bedah maupun non bedah
    • e. Pelayanan darah
    • f. Obat-obatan
    • g. Bahan/alat medis habis pakai
    • h. Rehabilitasi medik
    • i. Pelayanan kedokteran forensik klinik
    • j. Pelayanan keluarga berencana terbatas pada tubektomi (termasuk tubektomi interval) dengan atau tanpa persalinan dan vasektomi sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku
    • k. Alat bantu kesehatan
    • l. Akomodasi rawat sehari (one day care)
  • 2. Rawat Inap Tingkat Lanjutan yaitu pelayanan pengobatan atas indikasi medis di fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang dilakukan oleh dokter spesialis / dokter sub spesialis yang terdiri dari :
    • a. Pendaftaran
    • b. Akomodasi rawat inap (ruang rawat biasa dan intensif)
    • c. Konsultasi dan pemeriksaan
    • d. Pelayanan laboratorium, radiologi dan penunjang diagnostik lainnya
    • e. Tindakan medis, baik bedah maupun non bedah
    • f. Pelayanan darah
    • g. Obat-obatan
    • h. Bahan/alat medis habis pakai
  • 3. Pelayanan jenazah pada pasien yang meninggal di fasilitas kesehatan

C. Pelayanan Gawat Darurat
Pelayanan gawat darurat adalah pelayanan kesehatan yang harus diberikan secepatnya kepada pasien untuk mencegah kematian, keparahan dan / atau kecacatan, sesuai dengan kemampuan fasilitas kesehatan.

D. Pelayanan Ambulan
Pelayanan ambulan merupakan pelayanan transportasi pasien rujukan dengan kondisi tertentu antar fasilitas kesehatan yang disertai dengan upaya atau kegiatan untuk menjaga kestabilan kondisi pasien dan untuk kepentingan keselamatan pasien. Pelayanan ambulan hanya diberikan untuk rujukan antar fasilitas kesehatan :

  • 1. Antar fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama;
  • 2. Dari Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut
  • 3. Antar Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan
Pelayanan ambulan hanya dijamin bila rujukan dilakukan pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan atau pada kasus gawat darurat dari fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

E. Coordination Of Benefit (COB)
Jika peserta menginginkan kelas perawatan yang lebih tinggi dari pada haknya, maka peserta dapat meningkatkan haknya dengan mengikuti Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT), atau membayar sendiri seluruh selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan. COB hanya untuk pelayanan rawat inap di RS yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175