1. Pada fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan :

  • a. Pelayanan gawat darurat harus segera diberikan sesuai indikasi medis, tanpa perlu surat rujukan
  • b. Pelayanan gawat darurat dapat diberikan di FKTP maupun di FKTRL, yang bekerjasama maupun tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan gawat darurat tidak diperkenankan menarik biaya pelayanan kesehatan kepada peserta
  • c. Pengecekan validitas peserta maupun diagnosa penyakit yang termasuk dalam kriteria gawat darurat menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan

2. Pada fasilitas kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan :

  • a. Peserta mendapatkan pelayanan kesehatan di FKTP maupun di FKTRL tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan
  • b. Apabila kondisi gawat darurat pasien sudah teratasi dan pasien dalam kondisi dapat dipindahkan, maka fasilitas kesehatan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan
  • c. Apabila pasien tidak bersedia untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan maka biaya pelayanan selanjutnya tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan dan peserta harus menandatangani surat pernyataan bersedia menanggung biaya pelayanan selanjutnya

3. Pasien dari UGD dapat melanjutkan pelayanan rawat inap di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan ketentuan sebagai berikut :

  • a. Tidak ada sarana transportasi untuk evakuasi pasien
  • b. Sarana transportasi yang tersedia tidak memenuhi syarat untuk evakuasi
  • c. Kondisi pasien yang tidak memungkinkan secara medis untuk dievakuasi, yang dibuktikan dengan surat keterangan medis dari dokter yang merawat

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175