Sejarah Singkat

CHARLES LOUIS ALPHONSE LAVERAN
1845 – 1922

Akhir April kemarin tepatnya tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Malaria Sedunia. Adapun tokoh yang memiliki peran penting terkait penyakit ini adalah Charles Louis Alphonse Laveran.

Charles Louis Alphonse Laveran merupakan penemu parasit malaria dimana beliau lahir di Paris pada 18 Juni 1845 dan meninggal pada 18 Mei 1922. Ia dilahirkan di Boulevard Saint-Michel, Paris dari ayah yang bernama Louis Théodore Laveran dan ibu bernama Marie-Louise Anselme Guénard de la Tour Laveran dan hanya memiliki satu saudara perempuan. Keluarganya berada dalam lingkungan militer. Ayahnya merupakan dokter di militer École de Val-de-Grâce dan ibunya merupakan anak dari komandan tentara. Dimasa kecilnya, ia pernah mengikuti sang ayah pindah ke Aljazair karena tugas. Pendidikannya di Paris dengan lulus dari sekolah College Saint barbed an kemudian dilanjutkan di Lycee Louis-le-Grand. Mengikuti jejak sang ayah, ia melanjutkan ke pendidikan tinggi dengan masuk ke Starsbourg pada tahun 1863.

Ia adalah fisikawan, patolog, dan parasitolog Prancis penyebab malaria pada manusia. Untuk itu dan pekerjaan pada penyakit protozoa, ia menerima hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1907.

Ia dididik di Fakultas Kedokteran Strasbourg. Ia menjadi dokter bedah selama perang Perancis-Rusia (1870 – 1871) dan mempraktikkan serta mengajarkan militer pengobatan sampai 1897, dimana ia menjadi anggota Institut Pasteur, Paris. Selama menjadi dokter bedah militer di Aljazair pada 1880, Laveran menemukan penyebab malariadalam otopsi yang diadakannya pada korban malaria. Ia menemukan organisme kausatif menjadi protozoa yang dinamainya Oscillaria malariae, meski namanya kemudian diganti Plasmodium.

Laveran memiliki pengaruh kuat dalam pengembangan penelitian dalam ilmu kedokteran tropis, mengadakan kerja yang berhasil pada tripanosomiasis, leishmaniasis, dan penyakit protozoa

lainnya, sebagaimana pekerjaan pentingnya pada malaria. Ia mendirikan laboratorium penyakit tropis di Institut Pastuer (1907) dan Société de Pathologie Exotique (1908).

Laveran menikah dengan Sophie Marie Pidancet pada tahun 1885 dan tidak memilki anak. Tahun 1922, ia sakit dan meninggal di Paris serta dimakamkan di Cimetière du Montparnasse in Paris.

Tulisan luas Laveran termasuk Trypanosomes et trypanosomiasis (dengan Felix Masnil; 1904); Traité des fievres palustres avec la description des microbes du paludisme (1884); dan Traité des maladies et épidémies des armées (1875).

JL. Moch Toha No. 77 Bandung 40253, Indonesia, Tel. 022 5203122 ; 5201501 ext. 3175